Berita Foto Video Penampakan Gunung Kelud Meletus Terkini 2014

Berita Gunung Kelud Meletus pada hari Kamis 13 Februari 2014 sekitar pukul 22.00-23.00 dan tepatnya pada pukul 22.49 WIB terjadi letusan yang luar biasa sangat besar mencapai ketinggian 17 kilometer.

Gunung Kelud Meletus Terbaru dan Terkini 2014

Gunung Kelud wilayahnya masuk dalam kabupaten kediri, malang dan blitar Provinsi Jawa Timur Indonesia. Sudah sejak tanggal 2 Februari 2014 bupati setempat bersama gubernur jawa timur mengumumkan status "Waspada" kepada warganya. Lalu pada tanggal 10 Februari 2014 status gunung kelud meningkat menjadi "Siaga". Dan sebelum terjadi letusan hebat pemerintah setempat telah mengungsikan penduduk yang berada disekitar wilayah ke daerah jarak aman yang sudah disediakan.

Gunung Kelud / Kloot Volcano atau sering juga dikenal dengan mana Kelut yang dalam bahasa Jawa Indonesia berarti “Sapu”. dalam bahasa Belanda disebut Klut, Cloot, Kloet, atau Kloete, adalah sebuah gunung berapi di Jawa Timur, yang masih aktif.


A. Letusan Sebelum Abad 20

Sejak tahun 1300 Masehi, gunung ini tercatat aktif meletus dengan rentang jarak waktu yang relatif pendek (9-25 tahun), menjadikannya sebagai gunung api yang berbahaya bagi manusia.

Sedangkan sejak abad ke-15, Gunung Kelud telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa.

B. Letusan Pada Abad ke-20

Pada abad ke-20, Gunung Kelud tercatat pernah meletus sebanyak lima kali, yaitu pada tahun :

Tahun 1901 (selang 18 tahun)
Tahun 1919 (1 Mei) (selang 32 tahun)
Tahun 1951 (selang 15 tahun)
Tahun 1966 (selang 24 tahun)
Tahun 1990. (selang 17 tahun ke letusan berikutnya, 2007)

Pola letusan kelud ini membawa para ahli gunung api kepada ‘siklus 15 tahunan’ bagi letusan gunung ini. Selain itu Hugo Cool pada tahun 1907 ditugaskan melakukan penggalian saluran melalui pematang atau dinding kawah bagian barat. Usaha itu berhasil mengeluarkan air 4,3 juta meter kubik.

1. Letusan tahun 1919

Pada letusan di tahun 1919 ini termasuk yang paling mematikan karena menelan korban hingga 5.160 jiwa. Letusan dahsyat yang mematikan pada tahun 1919 ini juga merusak sampai 15.000 hektar lahan produktif.

Hal itu terjadi akibat aliran lahar Kelud yang mencapai hingga 38 km, meskipun di Kali Badak telah dibangun bendung penahan lahar sejak tahun 1905. Karena letusan inilah kemudian dibangun sistem saluran terowongan pembuangan air Danau Kawah. Sebuah sistem untuk mengalihkan aliran lahar telah dibuat secara ekstensif pada tahun 1926 dan selesai pada tahun 1926. Secara keseluruhan dibangun tujuh terowongan dan masih berfungsi hingga beberapa tahun kedepannya.

2. Letusan tahun 1966

Kelud tunnelPada masa setelah kemerdekaan, dibangun lagi terowongan baru sebagai tambahan dari terowongan yang lama, setelah letusan tahun 1966. Terowongan atau tunnel yang baru itu berada 45 meter di bawah terowongan lama.

Terowongan yang selesai tahun 1967 itu diberi nama Terowongan Ampera. Saluran ini berfungsi mempertahankan volume danau kawah agar tetap 2,5 juta meter kubik.

3. Letusan tahun 1990

Letusan 1990 berlangsung selama 45 hari, yaitu dari tanggal 10 Februari 1990 hingga 13 Maret 1990. Pada letusan ini, Gunung Kelud memuntahkan 57,3 juta meter kubik material vulkanik. Lahar dingin menjalar hingga 24 kilometer dari danau kawah dan melalui 11 sungai yang berhulu dari gunung itu.

Letusan ini sempat menutup Terowongan Ampera akibat banyaknya volume material vulkanik yang dikeluarkan oleh gunung ini.

Sehingga hal itu menyebabkan Terowongan Ampera tersebut tak dapat menampung lagi jumlah material yang ada, lalu buntu atau tersumbat. Proses normalisasi Terowongan Ampera baru selesai pada tahun 1994.

C. Letusan Gunung Kelud Pada Abad ke-21

Memasuki abad ke-21, gunung Kelud telah tiga kali mengalami erupsi, yaitu pada tahun:

Tahun 2007 (selang 3 tahun)
Tahun 2010 (selang 4 tahun)
Tahun 2014

Perubahan frekuensi letusan ini terjadi akibat terbentuknya sumbat lava yang terjadi mulut kawah gunung.

Gunung Kelud Dijadikan Daya Tarik Objek Wisata

Sejak tahun 2004, hubungan jalan darat menuju kawasan puncak Gunung Kelud telah diperbaiki untuk mempermudah para wisatawan serta penduduk.

Gunung Kelud telah menjadi obyek wisata Kabupaten Kediri dengan atraksi utama adalah kubah lava. Di puncak Gajahmungkur dibangun gardu pandang dengan tangga terbuat dari semen.

Pada malam akhir pekan, kubah lava diberi penerangan lampu berwarna-warni. Selain itu, telah disediakan pula jalur panjat tebing di puncak Sumbing, pemandian air panas, serta flying fox.

Tindakan Kabupaten Kediri membangun kawasan wisata ini mendapat protes dari Kabupaten Blitar, yang menganggap wilayah puncak Kelud merupakan wilayahnya.

Sengketa wilayah ini terutama meruncing setelah turunnya Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/113/KPTS/013/2012 yang menyatakan bahwa kawasan puncak Kelud merupakan wilayah Kabupaten Kediri.

Letusan tahun 2007

Aktivitas gunung ini meningkat pada akhir September 2007 dan masih terus berlanjut hingga November di tahun yang sama

Gejala ditandai dengan meningkatnya suhu air danau kawah, peningkatan kegempaan tremor, serta perubahan warna danau kawah dari kehijauan menjadi putih keruh.

Kekhasan gunung api ini adalah adanya danau kawah (hingga akhir tahun 2007) yang membuat lahar letusan sangat cair dan membahayakan penduduk sekitarnya.

Status “awas” (tertinggi) dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak 16 Oktober 2007 yang berimplikasi penduduk dalam radius 10 km dari gunung (lebih kurang 135.000 jiwa) yang tinggal di lereng gunung tersebut harus mengungsi. Namun letusan tidak terjadi.

Setelah sempat agak mereda, aktivitas Gunung Kelud kembali meningkat sejak 30 Oktober 2007 dengan peningkatan pesat suhu air danau kawah dan kegempaan vulkanik dangkal.

Keterangan foto-foto diatas: Foto kubah lava Gunung Kelud pada November 2007 saat munculnya sumbatan “anak gunung baru” dikawah lavanya membuat danau menguap dan lama-kelaman menghilang.

Pada tanggal 3 November 2007 sekitar pukul 16.00 suhu air danau melebihi 74 derajat Celsius, jauh di atas normal gejala letusan sebesar 40 derajat Celsius, sehingga menyebabkan alat pengukur suhu rusak.

Getaran gempa tremor dengan amplitudo besar (lebih dari 35mm) menyebabkan petugas pengawas harus mengungsi, namun kembali tidak terjadi letusan.

Akibat aktivitas tinggi tersebut terjadi gejala unik dalam sejarah Kelud dengan munculnya asap tebal putih yang mengepul dari tengah danau kawah

Lalu diikuti dengan munculnya kubah lava dari tengah-tengah danau kawah sejak tanggal 5 November 2007, dan kubah itu terus “tumbuh” hingga berukuran selebar 100 m (lihat foto dibawah).

Akibatnya air di danau kawah gunung Kelud terus menguap karena panas yang berasal dari bawahnya, akhirnya danau mengecil dan hanya berupa kubangan.

Para ahli menganggap bahwa kubah lava itulah yang selama ini menyumbat saluran magma sehingga letusan tidak segera terjadi. Energi untuk letusan dipakai untuk mendorong kubah lava sisa pada letusan sebelumnya ditahun 1990.

Sejak peristiwa tersebut aktivitas pelepasan energi semakin berkurang dan pada tanggal 8 November 2007 status Gunung Kelud diturunkan menjadi “siaga”
(tingkat 3).

Akibatnya, danau kawah Gunung Kelud praktis “hilang” karena kemunculan kubah lava yang besar. Yang tersisa hanyalah kolam kecil berisi air keruh berwarna kecoklatan di sisi selatan kubah lava.

Gunung Kelud 2012. Kubah lava 2007 tampak di tengah, dengan latar belakang Puncak Kelud. Di sebelah kiri adalah bagian dari Puncak Gajahmungkur.

Letusan Gunung Kelud tahun 2014

Peningkatan aktivitas Gunung Kelud mulai kembali terjadi di akhir tahun 2013. Pada 10 Februari 2014, status meningkat menjadi Siaga (Level III)

Pada 13 Februari 2014, sebelum meletus, tercatat gunung Kelud telah mengalami gempa vulkanik dangkal sebanyak 190 kali, dan gempa vulkanik dalam sebanyak 442 kali pada pukul 12:00-18:00 WIB

Pada pukul 21.15 WIB, status menjadi Awas. Persiapan-persiapan mengenai kebencanaan telah mulai dilakukan. Kawasan seputar 5 km dari titik puncak kawah telah disterilkan dari kegiatan manusia. Lalu, radius pengosongan aktifitas manusia diperlebar menjadi 10 km dari puncak.

Video detik-detik Letusan Gunung Kelud 14 February 2014


Foto Penampakan Gunung Kelud Meletus Terkini 2014

Setelah kejadian meletusnya Gunung Kelud sekarang heboh dengan Foto Penampakan Gunung Kelud Meletus dengan beragam yang beberapa diantaranya adalah berikut ini :

1. Penampakan Lafadz Allah
Penampakan Lafadz Allah Pada Gunung Kelud Meletus 2014
Penampakan Lafadz Allah

2. Penampakan Wajah Raksasa
Penampakan Wajah Raksasa Pada Gunung Kelud Meletus 2014
Penampakan Wajah Raksasa

3. Penampakan Wajah Bertanduk
Penampakan Wajah Bertanduk Pada Gunung Kelud Meletus 2014
Penampakan Wajah Bertanduk

4. Penampakan Wajah Seram
Penampakan Wajah Seram Pada Gunung Kelud Meletus 2014
Penampakan Wajah Seram

5. Penampakan Wajah Pakai Peci
Penampakan Wajah Pakai Peci Pada Gunung Kelud Meletus 2014
Penampakan Wajah Pakai Peci

Berita Foto Video Penampakan Gunung Kelud Meletus Terkini 2014 semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat bagi semuanya, indomultimedia turut berduka cita kepada para korban bencana alam gunung kelud meletus.

Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Kelud
http://www.kaskus.co.id/post/5301d3cd128b46e1438b45f4/

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berita Foto Video Penampakan Gunung Kelud Meletus Terkini 2014"

Poskan Komentar